JituBerita - Sosok Sandiaga Uno memang sedang menarik untuk diperbincangkan masyarakat Jakarta. Bukan hanya karena ia terpilihnya menjadi wakil Gubernur DKI Jakarta, namun segala hal mulai dari kehidupan dan orang terdekatnya juga menarik perhatian.
Ada beberapa hal baru ini sudah menimbulkan suatu kritikan untuk Sandiaga, bahkan ada yang memprotes program kerjanya. Sebelumnya, ada tragedi rombongan Sandiaga Uno yang sengaja melewati jalur busway. Tiba-tiba hal itu langsung menjadi pertanyaan besar bagi warga, kenapa mesti melanggar peraturan itu. Atas kesalahannya, Sandiaga Uno langsung meminta maaf sebesar-besarnya dan tidak akan mengulang kembali kesalahan itu.
Namun, bagaimana pun alasannya itu, nasi sudah menjadi bubur, banyak masyarakat yang mengkritik hal itu sangat pedas. Seperti pengguna Facebook yang bernama Semak Hijau mengatakan,Sandiaga sudah berulah, padahal belum resmi menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. "Belum-belum apa sudah melanggar. Disiplin kecil saja ga mampu diterapkan apalagi dengan pekerjaan besar. Yang satu jago ngeles dan yang satunya lagi jago silat lidah. Setali ada tiga uang. Jika setia dalam perkara kecil, maka akan setia dalam perkara besar," tulis Semak Hijau.
Ternyata, kritik untuk Sandi bukan hanya karena menerobos jalur busway saja. Bahkan, Komunitas Perempuan Peduli Kota Jakarta (PPKJ) dengan tegas memprotes rencana Sandi, yang akan menggunakan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) untuk forum ta'aruf bagi para jomblo. "Bukan untuk area yang bisa mengembalikan nilai-nilai tradisional yang menomor duakan perempuan, seperti perjodohan bagi para Jomblo yang sama sekali bukan wewenang negara Indonesia," ujar PPKJ.

0 komentar :
Posting Komentar