Jitu Berita| Kabar Harian Online Indonesia

Home » , » Anies Mengkritik Mekanisme Penerimaan Aduan Warga yang Dilakukan Ahok

Anies Mengkritik Mekanisme Penerimaan Aduan Warga yang Dilakukan Ahok

Written By ssasa on Senin, 08 Mei 2017 | Mei 08, 2017


JituBerita - Gubernur Jakarta yang terpilihnya Anies Baswedan berencana membuat sistem pengaduan yang memiliki durasi lebih panjang daripada yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat ini. Hal yang akan dia lakukan agar keluhan warga Jakarta dapat tertampung dan terselesaikan secara maksimal.

Mekanisme pengaduan yang sekarang ini memiliki beberapa kelemahan. Waktu untuk mengadu harus dibatasi, sehingga aduan dari warga kurang terserap dengan baik. "Selama 5 bulan ini kesempatan menyampaikan aspirasi dan nantinya kami akan siapkan mekanismenya, supaya bisa menampung dengan baik, lengkap dan tidak menyampaikan dalam waktu 2-3 menit saja. Tentunya hal ini bisa dilihat permasalan lebih jauh," kata Anies di Jalan Sawahlunto, Manggarai, Jakarta Selatan, Minggu (7/5/2017) Kemarin.

Anies menambahkan pada masa kampanye, dia memiliki SMS Center yang bertujuan untuk menampung aduan warga. Namun, mantan Mendikbud itu menyadari bahwa SMS Center itu kurang mampu untuk menampung seluruh aduan warga karena terbatasnya karakter pesan pada SMS.

Menurut inisiator dari Indonesia, mereka mengajar dengan pola komunikasi melalui aduan warga sangat penting. Bahkan di beberapa kali kesempatan, Anies juga akan membuat sistem pengaduan yang dapat dilakukan di kelurahan, sehingga nantinya para lurah juga akan menjadi pemimpin dan pemberi solusi di lingkungannya.

0 komentar :

Posting Komentar

kartubos.com adalah situs poker online uang asli terbaru