Jitu Berita| Kabar Harian Online Indonesia

Home » , » Ini Curhatan dari Ratnawati Ketika Suaminya Mengajukan Permintaan Mengerikan

Ini Curhatan dari Ratnawati Ketika Suaminya Mengajukan Permintaan Mengerikan

Written By ssasa on Kamis, 04 Mei 2017 | Mei 04, 2017


JituBerita - Tidak tahan menanggung beban penyakit yang dideritanya, Berlin Silalahi (46) mengajukan permohonan mengerikan untuk segera mengakhiri hidupnya seseorang yang sakit parah dengan suntik mati, ke Pengadilan Negeri Banda Aceh. Berlin merupakan seorang korban penggusuran dari barak pengungsi tsunami di Gampong Bakoy, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.

Sang istri, Ratnawati, sudah menyetujui permohonan tersebut. Bahkan dia mengaku hanya bisa pasrah atas keinginan suaminya tersebut. “Saya sudah bilang jangan melakukan hal itu dan suami saya berkata dia sudah tak sanggup lagi menahan beban hidup dan sakit yang dideritanya ini,” ujar Ratnawati saat mengantarkan permohonan pengajuan serta didampingi kuasa hukum mereka dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Rabu, (3/5/2017) kemarin.

Berlin sendiri juga tidak bisa hadir karena sedang sakit dan menderita lumpuh dan pada saat ini berada di Kantor YARA. Dokter memvonis Berlin Silalahi menderita radang tulang sehingga menyebabkan kedua kakinya tidak bisa digerakkan lagi.

Ratnawati bercerita, mereka itu adalah korban bencana gempa dan tsunami Aceh yang terjadi pada sejak tahun 2004 lalu. Pasca-bencana mereka yang tidak kunjung serta tidak mendapatkan bantuan rumah dari pemerintah maupun dari lembaga non pemerintah.

Safaruddin yang sebagai Ketua YARA mengatakan, Kuasa Hukum Ratnawati itu menyatakan pihaknya hanya membantu sebatas pemberian pemahaman secara hukum kepada BA. “Jadi pas pasca digusur, Ratnawati beserta suaminya tinggal bersama 17 kepala keluarga lainnya di kantor YARA. Mereka tinggal berdesak-desakan dalam kondisi darurat sebelum mendapatkan hunian yang lebih layak,” ujar Safaruddin.

0 komentar :

Posting Komentar

kartubos.com adalah situs poker online uang asli terbaru